Mau Ubah Data Tanpa Harus ke KPP? Begini Caranya

Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) melalui akun sosial medianya menginformasikan mengenai perubahan data wajib pajak. Mulai 12 Oktober, wajib pajak yang ingin melakukan perubahan data tidak harus lagi datang ke Kantor Pelayanan Pajak Pratama (KPP) atau Kantor Pelayanan Penyuluhan dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP)  melainkan dapat dilakukan melalui saluran telepon Kring Pajak di nomor 1500200 atau saluran Live Chat pada laman www.pajak.go.id. Dengan adanya ketentuan tersebut, DJP memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam memperbaharui informasi data diri.

Berdasarkan informasi yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak, tidak semua perubahan data wajib pajak dapat dilakukan melalui Kring Pajak dan Live Chat. Adapun perubahan yang dapat dilakukan melalui saluran tersebut adalah :

  • Nomor Telepon ;
  • Nomor Handphone;
  • Alamat Email dan;
  • Alamat Domisili dalam satu wilayah kerja KPP yang sama.

Untuk perubahan data wajib pajak orang pribadi hanya dapat dilakukan oleh wajib pajak itu sendiri. Sementara itu, bagi wajib pajak badan, warisan yang belum terbagi, atau instansi pemerintah dapat dilakukan oleh wakil wajib pajak.

Pada saat melakukan perubahan data, wajib pajak akan diminta menyiapkan  beberapa data untuk keperluan proses validasi, data tersebut antara lain :

1. Orang Pribadi :

NPWP, nama, NIK (Nomor Induk Kependudukan), alamat, email yang terdaftar di DJP dan nomor telepon/handphone yang terdaftar di DJP

2. Badan :

NPWP, nama, alamat email terdaftar di DJP, nomor telepon/HP terdaftar di DJP, dan EFIN salah satu pengurus dalam SPT Tahunan yang telah jatuh tempo

3. Warisan belum terbagi :

NPWP, nama, alamat email yang terdaftar di DJP dan nomor telepon/handphone yang terdaftar di DJP

4. Instansi Pemerintah

NPWP, nama, alamat email terdaftar di DJP dan nomor telepon/handphone yang terdaftar di DJP

 

Saat ini, pelayanan perubahan data wajib pajak melalui saluran Telepon Kring Pajak dan Live Chat hanya tersedia pada jam kerja, yakni hari Senin – Jumat jam 08.00-16.00 WIB. Dengan kemudahan yang diberikan oleh Direktorat Jenderal Pajak, diharapkan semakin mendorong wajib pajak agar lebih patuh dan taat dengan kewajiban perpajakan termasuk dalam melakukan update data diri.

 

You May Also Like

About the Author: Syifa Zahartika

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *