Home » Pajak Lainnya

Pengaruh Incoterms Terhadap Kebijakan Perpajakan Di Indonesia

Incoterms (International Commercial Terms) adalah seperangkat ketentuan standar yang diakui secara internasional untuk mendefinisikan kewajiban, biaya, dan risiko antara penjual dan pembeli dalam perdagangan internasional. Ketentuan ini sangat penting karena menentukan siapa yang bertanggung jawab atas proses pengiriman…

Read More »

Kategori Wajib Pajak Yang Tidak Wajib Melaporkan SPT Tahunan

Dalam rangka meningkatkan efisiensi administrasi perpajakan dan memberikan kemudahan bagi wajib pajak tertentu, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengeluarkan kebijakan yang membebaskan pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan untuk beberapa kategori wajib pajak. Kebijakan ini bertujuan untuk menyederhanakan proses pelaporan…

Read More »

Kewajiban Pajak atas Penjualan Emas di Tengah Harga yang Meroket

Dalam konteks perpajakan di Indonesia, pengaturan kewajiban pajak atas penjualan emas telah menjadi sorotan seiring meningkatnya harga emas secara signifikan di pasar global. Melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 48 Tahun 2023, pemerintah menetapkan regulasi yang mengatur perpajakan…

Read More »

Pajak Penghasilan Tenaga Ahli Dokter Dan Bukti Potongan

Dasar Hukum: Peraturan Dirjen Pajak PER-16/PJ/2016 Tata Cara dan teknis potong, setor dan lapor PPh Pasal 21 atau PPh Pasal 26 yang berhubungan Dengan Pekerjaan, Jasa, Dan Kegiatan usaha Orang Pribadi Peraturan Direktorat Jenderal Pajak Nomor PER-17/PJ/2015 yang…

Read More »

Kewarganegaraan Bukanlah Penentu Utama: Memahami Status WNI Sebagai Wajib Pajak Luar Negeri

Dalam sistem perpajakan Indonesia, pemahaman mengenai status subjek pajak tidak lagi semata-mata didasarkan pada kewarganegaraan seseorang. Prinsip ini ditegaskan dalam berbagai ketentuan yang berlaku, di mana seorang Warga Negara Asing (WNA) dapat dikategorikan sebagai Subjek Pajak Dalam Negeri…

Read More »

Kenali Perbedaan DPP Nilai Lain Dengan PPN Besaran Tertentu Di Era Baru Coretax

Era baru Coretax untuk pembuatan faktur pajak memiliki mekanisme yang berbeda dengan pembuatan faktur pajak versi aplikasi E-Faktur. Pada aplikasi E-Faktur tarif PPN 11%, lalu pada Coretax tarif PPN sebesar 12% sesuai PMK 131 Tahun 2024. Pada aplikasi…

Read More »

Bagaimana Coretax DJP Mengubah Mekanisme Pengkreditan Pajak Masukan?

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Indonesia terus melakukan inovasi dalam sistem perpajakan guna meningkatkan efisiensi administrasi dan kepatuhan wajib pajak. Salah satu perubahan besar yang diperkenalkan adalah melalui implementasi Coretax, sistem baru yang membawa berbagai penyempurnaan, terutama dalam mekanisme…

Read More »

Implikasi Peraturan Baru Terhadap Prosedur Pemeriksaan Pajak

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15 Tahun 2025, yang mulai berlaku  pada 14 Februari 2025, membawa sejumlah perubahan signifikan dalam prosedur  pemeriksaan pajak. Perubahan ini mencakup tahapan pemeriksaan, hak-hak Wajib Pajak,  serta jangka waktu yang diberikan dalam proses pemeriksaan. Tujuan utama dari  peraturan ini adalah meningkatkan transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas dalam  pelaksanaan pemeriksaan pajak. Berikut adalah penjelasan lebih rinci mengenai  implikasi dari peraturan baru ini.

Read More »

Kemudahan Baru: DJP Resmi Buka Akses e-Faktur untuk Semua PKP!

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan Republik Indonesia telah resmi membuka akses aplikasi e-Faktur client desktop bagi seluruh Pengusaha Kena Pajak (PKP). Kebijakan ini mulai berlaku efektif pada 12 Februari 2025, sebagaimana diatur dalam Keputusan Direktur Jenderal Pajak…

Read More »

Memahami Perbedaan Kurs Tengah BI dan Kurs Pajak

Kurs mata uang asing memainkan peranan penting dalam aktivitas ekonomi dan perpajakan, terutama di negara seperti Indonesia yang memiliki hubungan dagang internasional yang kuat. Kurs adalah nilai tukar mata uang suatu negara terhadap mata uang asing, yang dapat…

Read More »